ORGANISASI-ORGANISASI PERGERAKAN NASIONAL DI INDONESIA DAN ORGANISASI PERGERAKAN MASA RADIKAL
Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat kebangsaan,
1. Budi Utomo. Berdirinya pada tanggal 20 Mei 1908. Pendirinya yaitu dr. Soetomo dan dr. Wahidin Sudirohusodo. Tujuannya adalah Bergerak pada bidang pendidikan dan kebudayaan.
2. Indische Partij.Berdiri pada tanggal 25 Desember 1912.Pendirinya E.F.E. Douwes Dekker (Danudirjo Setiabudi), R.M. Suwardi Suryaningrat, dan dr. Cipto Mangunkusumo.Tujuannya adalah yakni mengembangkan semangat nasionalisme bangsa Indonesia. Keanggotaannya pun terbuka bagi semua golongan tanpa memandang suku, agama, dan ras.
3. Indische Vereeniging ( Perhimpunan Hindia).Berdiri pada tahun 1908. Pendirinya yaitu Soetan Kasajangan Soripada dan R.M. Noto Soeroto. Tujuannya adalah Indonesia merdeka, memperoleh suatu pemerintahan Indonesia yang bertanggung jawab kepada seluruh rakyat
4. Partai Nasional Indonesia(PNI). Berdiri pada tanggal 4 Juli 1927. Pendirinya yaitu Cipto Mangunkusumo, Mr. Sartono, Mr. Iskaq Tjokrohadisuryo, dan Mr. Sunaryo. Tujuannya adalah mencapai Indonesia merdeka
5. Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia. Berdiri pada tahun 1926. Pendirinya yaitu RT Djaksodipoera, Soegondo Djoyopuspito, Soewirjo, Goelarso, Darwis, dan Abdoellah Sigit. Tujuannya yaitu Menyatukan pelajar perguruan tinggi di Indonesia saat itu yaitu pelajar STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen, sekarang Fakultas Kedokteran UI), THS (Technische Hoogeschool te Bandoeng, sekarang ITB) dan RHS (Rechtshoogeschool te Batavia, sekarang Fakultas Hukum UI).
Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat keagamaan:
1. Nahdlatul Ulama. Berdiri pada tanggal 31 Januari 1926. Pendirinya yaitu K.H. Hasyim Asy’ari. Tujuannya yaitu menegakkan ajaran islam dan menerapka hukum Islam dalam masyarakat.
2. Muhammadiyah. Berdiri pada tanggal 18 November 1912. Pendirinya yaitu K.H. Ahmad Dahlan. Tujuannya adalah untuk menegakkan dakwah Islamiyah seluas – luasnya mencakup segala bidang termasuk ekonomi, sosial, kesehatan, pendidikan dan dakwah dengan mendirikan banyak sekali sekolah formal, madrasah, rumah sakit, balai pengobatan, rumah yatim piatu atau panti asuhan dan universitas.
3. Sarekat Islam. Berdiri pada tanggal 18 september 1912. Pendirinya yaitu H.O.S Cokroaminoto, Abdul Muis, dan H. Agus Salim. Tujuannya adalah untuk meningkatkan taraf hidup bangsa dalam perniagaan, namun seiring waktu berkembang menjadi gerakan politik dan sosial serta dakwah Islam.
4. Jong Islamieten Bond. Berdiri pada tanggal 1 Januari 1925. Pendirinya yaitu Raden Samsurijal. Tujuannya organisasi ini adalah mempererat persatuan di kalangan pemuda Muslim.
5. Muda Kristen Jawi. Berdiri pada tahun 1920. Pendirinya yaitu Sarwoko, Sutjipto Wirowidjojo, Sarasto, Pdt. S. Brotosuwignyo. Tujuannya Sebagai persatuan para pemuda Jawa yang beragama Kristen. Nama organisasi kemudian berubah menjadi “Perkumpulan Pemuda Kristen” dan mencakup pemuda se-Indonesia.
Organisasi-organisasi Pergerakan Nasional yang bersifat kedaerahan:
1. Timorsch Verbond. Berdiri pada bulan September 1921. Pendirinya yaitu J.W.Ammalo. Tujuannya adalah memajukan bidang ekonomi, bidang sosial, dan kebudayaan masyarakat Timor.
2. Jong Minahasa. Berdiri pada tanggal 24 April 1919. Pendirinya yaitu Sam Ratulangi dan Dr. Tumbelaka. Tujuannya yaitu memupuk rasa nasionalisme dan mempererat persaudaraan antar pelajar Sulawesi.
3. Jong Sumatranen Bond. Berdiri pada tanggal 9 Desember 1917. Pendirinya Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, dan Mohammad Yamin. Tujuannya adalah mempererat tali persaudaraan antara para pelajar Sumatra yang belajar di Jakarta, juga bertujuan untuk meningkatkan minat para pelajar Sumatra agar mempelajari budayanya sendiri.
4. Paguyuban Pasundan. Berdiri pada tahun 1914. Pendirinya yaitu Otto Iskandardinata. Organisasi ini bertujuan menjaga adat istiadat di tanah Pasundan dan memajukan pendidikan masyarakat Sunda dengan mendirikan sekolah-sekolah.
5. Jong Ambon. Berdiri: 9 Mei 1918. Pendirinya yaitu A.J. Patty dan Johannes Latuharhary. Tujuannya adalah meningkatkan pendidikan untuk orang Ambon.
ORGANISASI PERGERAKAN MASA RADIKAL
1. PKI 1924
2. PERHIMPUNAN INDONESIA 1925
3. PARTA NASIONAL 1927
4. PARTINDO 1931
PARTAI KOMUNIS INDONESIA
tokoh2 nya (hank snaflit yg membawa paham sosialis ke indonesia di semarang)
1. SEMAUN
2. DARSONO
3. ALIMIN
SEJARAH PARTAI KOMUNIS INDONESIA
bagaimana berkambangnya pki di indonesia?
hank snaflit yg membawa paham sosialis ke indonesia di semarang. di thn 1914 dia mendirikan ISDV. lalu 1915 ISDV memiliki penerbitan/koran/surat kabar het vrije woord editornya artolf baars. karena nanti melalaui surat kabar ini dibawah hank snaflit dan editornya akan menyebarkan proganda2 yg berkaitan dengan sosialisme, baik yg berkembang di luar indonesia maupun di dalam indonesia. melalu proganda2 tadi, nanti ide2 snaflit sampai kpd tokoh2 pki yg ada di indonesia (semaun, darsono, alimin). 3 org ini tertarik pergerakn sosialisme dibawah snevlit. maka kemudian semau, darsono, dan alimin itu akan masuk dalam perangkapnya sneevlit padahal kita tahu bahwa semaun dan darsono itu adalah anggota sarekat islam. oleh sneevlit semaun dan darsono ini diminta untuk membuat sebuah blok didalam serikat islam. agar semaun dan darsono mempengaruhi anggota2 SI untuk terpengaruh pada marxisme dan leninisme. lalu kemudian pada kongres di semarang pada mei 1920 ISDV kemudian diubah menjadi "perserikatan komunis hindia" dengan ketuanya semaun dan darsono sbg wakilnya dan sekretaris bendahara terdiri dari org2 belanda. 1924 perserikan komunis di hindia ini dirubah namanya menjadi partai komunis indonesia. PKI cikal bakalnya adalah ISDV yg didirikan oleh hank sneevlit di semarang.
perjuangan partai komunis indonesia
sifat perjuangannya adalah non koperasi (tidak mau bekerja sama dgn pemerintah belanda, sifatnya radikal, keras dan anarkis). dimulai pada tgl 25 des 1925 dalam rapat besar yg mengundang seluruh pimpinan cabang di indonesia. rapat itu keputusannya adalah melaksanakan aksi pemberontakan terhadap pemerintah kolonial belanda di beberapa kota di indonesia (hasil rapat). realisasi aksi opemberontakan akan dilaksanakan antara tahun 1926 - 1927. ini bisa dibaca di buku indonesia modern yg dikarang oleh ricklefks. dia mengatakan pemberontakan pki diawali 12 nov 1926 di jakarta dan tanggerang.
yg terjadi di jakarta pada 12 nov 1926 adalah pki melakukan penyerangan terhadap polisi2 hindia belanda di glodok, pki melakukan pemutusan kabel2 telepon (sabotase), pki menyerang penjara2 di glodok dan melakukan kerusuhan
pemberontaknnya meluas hingga banten, bandung, priyangan timur, surakarta, kediri, banyumas, pekalongan dan kedu. pola pemberontakan nya sama dgn 12 nov 1926.
melihat gerakan yg begitu masif yg terjadi di pulau jawa. tan malaka sbg tokoh pki di sumatera pada awalnya tidak setuju untuk pemberontakan dan akhirnya di cap sbg penganut aliran dari leon trosky. pada akhirnya tan malaka 1927 menyetujui pemberontakan yg meluas sampai ke sumatera.
akhir dari pemberontakan pki
pemberontakan pki gagal total karena pertumbuhan kaum proletar di indonesia itu tidak sebesar yg ada di eropa. kaum proletar itu adalah kaum buruh. pki hanya akan bisa berkembang kalau mampu mempengaruhi kaum proletar dan tumbuh menjadi besar. tapi di indonesia pada tahun 1926 pabrik itu blm banyak berdiri maka itu pertumbuhan kaum proletar sedikit dan tidak banyak. tapi satu catatan di china walaupun tidak ada pertumbuhan kaum proletar mereka berhasil melakukan revolusi bahkan kaum nasionalis tersingkir ke taiwan dan skrg menjadi sebuah negara tersendiri. ini berhasil karena mosdong merubah doktrin yg dari kaum proletar di modifikasi menjadi kaum petani. di 1927 gagal akibatnya belanda melakukan tangkapan masal, membunuh dan diasingkan. akibat persitiwa ini ribuan org terbunuh dan akhirnya pki dibekukan oleh pemerintah kolonial belanda.
Komentar
Posting Komentar